Jakarta (ANTARA News) – Perusahaan terkait pendiri Microsoft Corp, Paul Allen, menggugat 11 perusahaan besar, termasuk Apple, Google, dan Facebook, menuduh mereka melanggar hak paten teknologi.

Interval Licensing menegaskan empat pelanggaran paten dituduhkan untuk sekelompok terdakwa, termasuk juga AOL, eBay, Facebook, Netflix, Office Depot, OfficeMax, Staples, Yahoo dan Google YouTube, sesuai dengan perkara tersebut.

Google, Facebook dan eBay mengatakan akan melawan tuduhan Interval, yang memiliki portofolio paten teknologi tapi bukan manufaktur. Apple, AOL, Office Depot, Netflix dan OfficeMax menolak berkomentar. Perusahaanperusahaan yang tersisa tidak menanggapi permintaan komentar.

Para ahli mengatakan, perusahaan yang kekurangan produksi memanfaatkan paten yang tua untuk membuat klaim pelanggaran luas yang cenderung menaikkan “bendera merah”. Tapi poin gugatan itu keluar dalam sejarah Allen dengan Google, termasuk dana awal pendiri Sergey Brin dan Larry Page, kemungkinan upaya untuk membedakan gugatan tersebut dari litigasi paten lain yang oportunistik, kata profesor Stanford dan IP litigator Mark Lemley.

“Ini biasanya menjadi indikasi baik bahwa paten tidak valid, atau mereka kembali mengklaim,” kata Lemley, sebuah firma hukum yang mewakili Google dan Netflix dalam kasus itu dikutip Reuters.

“Bagian dari apa yang terjadi di sini adalah penggugat keluar dari jalan mereka untuk mengatakan,” Hai, lihat, kita orang benar-benar penting, Kita benar-benar seorang inovator.”

Allen, orang terkaya ke 37 di dunia menurut Forbes, pendiri Interval Research pada 1992 untuk mengembangkan komunikasi dan teknologi komputer. Perusahaan, yang mempekerjakan lebih dari 110 ilmuwan dan insinyur pada satu tempat, mengajukan paten dalam beberapa tahun yang meliputi pencarian Internet dan inovasi layar, sesuai dengan gugatan. Interval Licensing sekarang memiliki hak paten tersebut.

Allen, yang telah disembuhkan dari lymphoma non-Hodgkin, pada Juli menjanjikan sebagian besar kekayaannya yang diperkirakan bernilai 13,5 milyar dolar untuk proyek philanthropy. Dia mendirikan Microsoft pada tahun 1975 dengan Bill Gates namun mengundurkan diri sebagai seorang eksekutif pada 1983 saat ia berhasil mengatasi pertarungan pertama melawan kanker.

Dalam gugatan yang didaftarkan di Pengadilan Distrik AS, Distrik Barat Washington, Interval mencari ganti rugi dan menghentikan dugaan pelanggaran paten, Inteval mengatakan yang fundamental adalah e-commerce dan pencarian.

“Gugatan ini terhadap beberapa perusahaan Amerika yang paling inovatif cenderung mencerminkan keuntungan bagi orang yang mencoba bersaing di ruang sidang bukan pasar,” kata juru bicara Google dalam sebuah pernyataan di email.

“Inovasi – bukan litigasi – adalah cara membawa jenis produk dan jasa yang bermanfaat bagi jutaan orang di seluruh dunia ke dalam pasar.”

Juru bicara Interval, David Postman mengatakan gugatan itu diperlukan untuk melindungi investasi dalam inovasi.

“Kami tidak menuntut paten bahwa perusahaan lain telah mengajukan, tidak pula kami membeli paten awalnya yang ditugaskan kepada orang lain,” kata Postman. “Ini adalah paten yang dikembangkan oleh dan untuk Interval.”

Juru bicara, Facebook Andrew Noyes mengatakan: “Kami yakin tuntutan ini benar-benar tidak berdasar dan kami akan berjuang dengan sepenuh hati.”

Source:

AntaraNews.com – IpTek

http://arsipberita.com/show/perusahaan-paul-allen-gugat-raksasa-raksasa-valley-95945.html

Komentar:

Menurut saya masalah hak paten sangatlah penting, karena hak paten itu sendiri hak eksklusif yang diberikan oleh Negara kepada Inventor atas hasil Invensinya di bidang teknologi, yang untuk selama waktu tertentu melaksanakan sendiri Invensinya tersebut atau memberikan persetujuannya kepada pihak lain untuk melaksanakannya.

Jadi, hak paten haruslah dihargai, karena, seperti contoh kasus diatas, dalam bidang teknologi di internet, tentunya dalam menciptakan aplikasi atau software mereka telah sangat berjuang keras, menghabiskan waktu, tenaga, dan belum lagi biaya-biayanya. Jadi, apabila hak itu “digunakan” siapapun pasti akan merasa marah, dan meminta sidang.

Hak paten  kekayaan intelektual sangat penting karena memberikan hak kepada perusahaan software tertentu untuk melindungi hasil karyanya dari pembajakan oleh perusahaan software lain sekaligus memberikan peluang bagi mereka untuk menjadikan software buatannya sebagai komoditas finansial yang dapat mendorong pertumbuhan industri. Dengan adanya hak cipta terhadap software, apabila terjadi pembajakan terhadap software tersebut maka pelakunya dapat dituntut secara hukum dan dikenakan sanksi yang berat. Maka, para perusahaan software pun berlomba-lomba mematenkan produknya tidak peduli betapa mahal dan sulitnya proses pengeluaran hak paten tersebut

Namun, kasus diatas masih agak rancu kalau menurut saya, tidak bias diketahui, mana pihak benar dan salah, karena tentu saja itu adalah persaingan dalam bisnis yang ingin saling menjatuhkan.

Tapi perlu diingat karena hak paten sendiri berasal dari bahasa inggris patent, yang awalnya berasal dari kata patere yang berarti membuka diri (untuk pemeriksaan publik), dan juga berasal dari istilah letters patent, yaitu surat keputusan yang dikeluarkan kerajaan yang memberikan hak eksklusif kepada individu dan pelaku bisnis tertentu. Dari definisi kata paten itu sendiri, konsep paten mendorong inventor untuk membuka pengetahuan demi kemajuan masyarakat dan sebagai gantinya, inventor mendapat hak eksklusif selama periode tertentu. Mengingat pemberian paten tidak mengatur siapa yang harus melakukan invensi yang dipatenkan, sistem paten tidak dianggap sebagai hak monopoli.