Gugur daun-daun kering

Bagai air mataku yang menetes satu-persatu

: siapakah yang akan peduli?

Daun-daun kering itu takkan berhenti berjatuhan

Dan air mataku takkan berhenti meratapi

: siapakah yang kan peduli?

Andai pohon itu jadi tumbang?

Andai harapanku jadi lengang?